Program saya bersama GIMS (Gerakan Indonesia Membaca Sastra) | My programs with GIMS (Indonesia Reads Literature Movement)

Mari membaca Kartini | Let's read Kartini

Indah Ariani dilatih baca-pentas oleh aktris senior dan dosen psikologi Niniek L Karim.

 

GIMS (Gerakan Indonesia Membaca Sastra) kembali mengadakan pembacaan dan rekaman. Kali ini yang akan dibaca adalah surat-surat Kartini. Rekaman akan diunggah ke Youtube agar lebih banyak orang tersambung pada pemikiran Kartini. | GIMS (Indonesia Reads Literature Movement) is back to stage literary readings. This time we will read Kartini's letters. The video recording will be uploded to Youtube so that a broader audience have access to Kartini's thoughts. 

Kami mengundang partisipasi Anda sebagai relawan pembaca. Peserta akan mendapatkan pelatihan pementasan-baca, agar punya kemampuan vokal dan penjiwaan teks tingkat dasar. Program ini terbuka, tidak komersil, dan gratis. | We invite your participation as reader. Volunteers will be given training on basic dramatic reading. This program is open for public, non-commercial and free.

SYARAT:

  • Perempuan 15 tahun ke atas | Female 15 years old & up
  • Bisa mengikuti latihan pementasan-baca | Able to follow the training 
  • Bersedia membacakan surat Kartini dengan mengenakan atasan kebaya atau baju daerah Nusantara | Agree to read Kartini's letter while wearing kebaya or other Indonesia's traditional upper garment

JADWAL: November 2016 - April 2017
Jadwal latihan dan rekaman akan diumumkan lebih lanjut.

DAFTAR: kontak.gims@gmail.com

Kenapa Kartini?
Kartini memang figur kontroversial. Tapi, kita perlu bangga bahwa Indonesia memiliki pahlawan emansipasi wanita, yang sekaligus seorang pemikir kebangsaan. Hidupnya mungkin tidak bisa dibilang sukses, tetapi surat-suratnya merekam pemikiran berharga anak bangsa. Kartini mewakili kompleksitas bangsa kita. | Why Kartini? Kartini is indeed a controversial figure. However Indonesians should be happy to have a women emancipation heroine who was also a national movement thinker. Her life might not be concidered as successful, but her letters record the genius of a colonial time young native. She represents Indonesia's complexity.

Kenapa hanya pembaca perempuan?
Semata-mata karena surat Kartini sebaiknya dibacakan oleh suara perempuan. Kami merencanakan program lain untuk suara laki-laki di waktu mendatang. | Why only female reader? Simply because Kartini letters are better come in female voices. In the near future we will stage readings for male voices.

Kenapa pakai baju Nusantara?
Meski dulu banyak kritik terhadap tradisi perayaan Hari Kartini sebagai Hari Kebaya, ternyata itu sangat berharga. Di tengah gelombang globalisasi, Hari Kartini punya makna kebangsaan: melestarikan kekayaan tradisi Nusantara. | Why wearing traditional clothes? There has been a criticism on the way Kartini's Day is celebrated as kebaya day. However, it has proved to be valuable. Against the overflow of globalisation Kartini Day stands up to protect and revive the cultural heritage of the archipelago.

Tentang GIMS | About GIMS

Gerakan Indonesia Membaca Sastra (GIMS) adalah kegiatan yang saya gagas bersama Olin Monteiro (aktivis, penulis) dan Indah Ariani (wartawan) di tahun 2011. Menggabungkan kehidupan urban dan kecintaan sastra, kami mengadakan pembacaan sastra di kafe atau tempat seni, dan rekaman. Gerakan ini terbuka untuk umum, tidak memburu untung, dan gratis.

Indonesia Reads Literature Movement (GIMS) is an activity I initiated with Olin Monteiro (activist, writer) and Indah Ariani (journalist) in 2011. Combining an urban lifestyle and our love for literature, we organise readings and recordings in cafes and art venues. This activity is open for participation, not for profit, and free.

GIMS di facebook.

If you find the English version wrong... correction is welcome. Please send it here.